Bea siswa di Inggris seperti telah dijelaskan sangat banyak. Anda tinggal memilih subyek studi dan berapa besar tunjangannya. Bea siswa bisa full atau setengah atau malah hanya tuition fee saja yang ditanggung.
Bagaimana cara mempersiapkan diri dalam mengajukan bea siswa ini?
1. Anda harus benar-benar ahli dan menguasai satu bidang studi. Dalam bidang studi Anda tidak boleh setengah-setengah. Misalnya kalau Anda mencari bea siswa di bidang pertanian, maka penguasaan harus sepenuhnya. Anda menguasai semua bidang pertanian misalnya ilmu pertanahan mulai a sampai z. Tentu ini penting untuk menunjukkan keyakinan akan latar belakang keilmuan dan kemampuan Anda menerima ilmu baru.
2. Kuasai bahasa yang berkaitan dengan ilmu Anda. Bukan saja berarti bahasa Inggris harus baik tetapi bahasa yang berkaitan dengan ilmu Anda juga penting. Jika terjun ke bidang ekonomi maka istilah perekonomian dalam bahasa Inggris harus benar-benar mumpuni, tidak boleh setengah-setengah. Apa bedanya inflasi dengan dengan deflasi misalnya. Jika kita menguasai teori-teori besar ekonomi disamping teori mikro itu juga penting.
3. Persiapkan tes bahasa Inggris. IELTS atau TOEFL merupakan pilar penting dalam menerima bea siswa. Pastikan skor Anda tinggi dalam tes ini, setidaknya lebih dari enam. Jangan sampai di bawah enam IELTS Anda.
4. Persiapkan diri menghadapi wawancara. Latihlah terus didepan cermin dalam memberikan jawaban dengan bahasa Inggris. Misalnya, jawablah pertanyaan, mengapa Anda mengajukan bea siswa? Apa alasan Anda mampu menerima bea siswa ini?
Ini hanya beberapa poin penting supaya fokus saja. Banyak soal teknis kecil yang perlu dipelajari lebih lanjut.